Slide 1 Title Here

Replace these slide 1 sentences with your own featured slide descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions...

Slide 2 Title Here

Replace these slide 2 sentences with your own featured slide descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions...

Slide 3 Title Here

Replace these slide 3 sentences with your own featured slide descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions...

Slide 4 Title Here

Replace these slide 4 sentences with your own featured slide descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions...

Slide 5 Title Here

Replace these slide 5 sentences with your own featured slide descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions...

Rabu, 05 November 2014

Posted by TUGAS On 18.02 0 komentar

Dreamhome Database Praktikum Komputer B

Nama : Ade Prayogy Wicaksono
NPM  : 10314190
Kelas  : 1TA04

Dreamhome Database


Registration
Client No
Branch No
Staff No
Date-joined
CR 56
B003
SG 37
11/04/2000
CR 74
B003
SG 37
16/11/1999
CR 76
B005
SL 41
02/01/2001
CR 62
B007
SA 9
07/03/2000

Viewing
Client No
Property No
View - Date
Comment
CR 56
PA 14
24/03/2001
Too small
CR 56
PG 4
26/05/2001
-
CR 56
PG 36
28/04/2001
-
CR 62
PA 14
14/05/2001
No dining room
CR 76
PG 4
20/04/2001
Too remote

Client
Client No
F Name
L Name
Telephone No
Pref Type
Max Rent
CR 56
Aline
Steward
0141-848-1825
Flat
350
CR 62
Mary
Tregear
0122-419-6720
Flat
600
CR 74
Mike
Ritchie
0147-539-2178
Home
750
CR 76
John
Ray
0807-774-5632
Flat
425

Client
Private Owner
F Name
L Name
Address
Telephone No
CO 40
Tina
Murphy
63 Well St. Glasgow G42
0141-943-1728
CO 46
Joe
Leogh
2 Fergus Dr. Aberdieen AB275X
0122-486-1212
CO 87
Carol
Farrel
6 Achray St. Glasgow G329DX
0141-357-7419
CO 93
Tony
Shaw
11 Park PI. Glasgow G40QR
0141-225-7025

Property For Rent
Property No
Street
City
Post Code
Type
Rooms
Rent
Owner No
Staff No
Branch No
PA 14
16 Holhead
Abeerdeen
AB7550
Home
6
650
CO 46
SA 9
B007
PG 4
6 Lawrence St.
Glasgow
Gll 9QX
Flat
3
350
CO 40
-
B003
PG 16
5 Novar Dr.
Glasgow
G129AX
Flat
4
450
CO 93
SG 14
B003
PG 21
18 Dale Rd.
Glasgow
G12
Home
5
600
CO 87
SG 37
B003
PG 36
2 Manor Rd.
Glasgow
G32 4QX
Flat
3
375
CO 93
SG 37
B003
PL 94
6 Argxllst
Condon
NW 2
Flat
4
400
CO 87
SL 41
B005

Branch
Branch No
Street
City
Post Code
B002
56 Clover Dr.
London
NW10 6EU
B003
163 Main St.
Glasgow
GII 9QX
B004
32 Monse Rd.
Bristol
BS99 QNZ
B005
22 Deer Rd.
London
SWI 4EH
B007
16 Arg yll St.
Abeerdeen
AB2 354


Staff
Staff No
F Name
L Name
Position
Sex
POB
Salary
Branch No
SA 9
Marry
Howe
Assistant
F
01/10/1945
30000
B005
SG 14
David
Ford
Supervisor
M
10/11/1960
12000
B003
SG 37
Ann
Buch
Assistant
F
24/03/1958
18000
B003
SG 5
Susan
Brand
Manager
F
19/02/1970
9000
B007
SL 21
John
White
Manager
M
03/06/1940
24000
B003
SL 41
Julie
Lee
Assistant
F
13/06/1965
9000
B005

Jumat, 17 Oktober 2014

Posted by TUGAS On 22.32 0 komentar

ARTI DARI INDIVIDU KELUARGA MASYARAKAT DAN PERANANNYA SERTA PENGERTIAN URBANISASI DAN CONTOHNYA


ARTI DARI INDIVIDU KELUARGA MASYARAKAT DAN PERANANNYA SERTA PENGERTIAN URBANISASI DAN CONTOHNYA
Arti Indivudu
Individu berasal dari kata yunani yaitu “individium” yang artinya “tidak terbagi”.Dalam ilmu sosial paham individu, menyangkut tabiat dengan kehidupan dan jiwa yangmajemuk, memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu merupakan kesatuanyang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan bukan sebagai manusia keseluruhan. Makadapat disimpulkan bahwa individu adalah manusia yang memiliki peranan khas atau spesifik dalam kepribadiannya. Dan terdapat tiga aspek dalam individu yaitu aspek organik  jasmaniah, aspek psikis rohaniah, dan aspek sosial. Dimana aspek aspek tersebut saling berhubungan. Apabila salah satu rusak maka akan merusak aspek lainnya.Berkaitannya antar individu dengan individu lainnya, maka menjadi lebih bermaknamanusia apabila pola tingkah lakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan. Proses yang meningkatakan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampao pada dirinya sendiri, disebut proses individualisasi atau aktualisasi diri. Dalam proses inimaka individu terbebani berbagai peranan yang berasal dari kondisi kebersamaan hidup, yangakhirnya muncul suatu kelompok yang akan menentukan kemantapan satu masayarakat.Individu dalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada tiga kemungkinan: pertamamenyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitasnya. Kedua takluk terhadapkolektif, dan ketiga mempengaruhi masyarakat. (Hartomo, 2004: 64). Dengan demikianmanusia merupakan mahluk individual tidak hanya dalam arti keseluruhan jiwa-raga, tetapimerupakan pribadi yang khas, menurut corak kepribadiannya dan kecakapannya.Individu mempunyai ciri-ciri memiliki suatu pikiran dan diri. Dimana individusanggup menetapkan kenyataan, interprestasi situasi, menetapkan aksi dari luar dan dalamdirinya. Dapat diartikan sebagai proses komunikasi individu dalam berinteraksi dan berhubungan.Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyarakat yang menjadilatar individu tersebut ditandai dengan dimana individu tersebut berusaha menempatkan prilaku pada dirinya sesuai dengan norma dan kebudayaan lingkungan tersebut , seperti diindonesia individunya menjunjung tinggi prilaku sopan santun, dan beretika dalam bersosialisasi.Individu selalu berada didalam kelompok, peranan kelompok tersebut adalah untuk mematangkan individu tersebut menjadi seorang pribadi. Dimana prosesnya tergantungterhadap kelompok dan lingkungan dapat menjadi faktor pendukung proses juga dapatmenjadi penghambat proses menjadi suatu pribadi. Faktor pendukung dan faktor penghambat juga dapat berdasarkan individu itu sendiri. Oleh karena itu, individu merupakan pribadi yang khas menurut corak kepribadiannya atau pola tingkah lakunya. Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi Raga, Rasa, Rasio, dan Rukun sebagai berikut :
         i.            Raga, merupakan bentuk jasad manusia yang khas yang dapat membedakan antara individu yang satu dengan yang lain, sekalipun dengan hakikat yang sama.
       ii.            Rasa, merupakan perasaan manusia yang dapat menangkap objek gerakan dari benda-benda isi alam semesta atau perasaan yang menyangkut dengan keindahan
      iii.            Rasio, atau akal pikiran, merupakan kelengkapan manusia untuk mengembangkan diri, mengatasi segala sesuatu yang diperlukan dalam diri tiap manusia dan merupakan alat untuk mencerna apa yang diterima oleh panca indera.
     iv.            Rukun atau Pergaulan Hidup, bentuk sosialisasi dengan manusia dan hidup berdampingan satu sama lain secara harmonis, damai dan saling melengkapi. Rukun inilah yang dapat membantu manusia membentuk suatu kelompok social yang sering disebut masyarakat.

 Arti Keluarga
Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta: kula dan warga "kulawarga" yang berarti "anggota" "kelompokkerabat". Keluarga adalah lingkungan di mana beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlahindividu,memiliki hubungan antar individu, terdapatikatan, kewajiban, tanggung jawab diantara individu tersebut.
 Pengertian
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yangterkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.  Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabungkarena hubungandarah,hubungan perkawinan atau pengangkatan, dhidupnya dalam satu rumah tangga,berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatukebudayaan.
Tipe keluarga
 Ada beberapa tipe keluarga yaknikeluarga intiyangterdiri dari suami,istri, dan anak atau anak-anak,keluargakonjugalyang terdiri dari pasangan dewasa (ibu dan ayah) dan anak-anak mereka, dimana terdapat interaksidengan kerabat dari salah satu atau dua pihak orang tua. Selain itu terdapat juga [keluarga]] luas yang ditarikatas dasar garis keturunan di atas keluarga aslinya. Keluarga luas ini meliputi hubungan antara paman, bibi,keluarga kakek, dan keluarga nenek.
Peranan keluarga
Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku antar pribadi, sifat, kegiatan yang berhubungan denganpribadi dalam posisi dan situasi tertentu. Peranan pribadi dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilakudari keluarga ,kelompokdanmasyarakat. Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut : Ayahsebagaisuamidariistridananak-anak, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberirasa aman, sebagaikepalakeluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota darikelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya,pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat darilingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalamkeluarganya. Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baikfisik, mental,sosial,dan spiritual.
Tugas keluarga
Pada dasarnya tugas keluarga ada delapan tugas pokok sebagai berikut :
1.       Pemeliharaan fisik keluarga dan para anggotanya
2.       Pemeliharaan sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga
3.       Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing
4.       Sosialisasiantar anggota keluarga
5.       Pengaturan jumlah anggota keluarga
6.       Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga
7.       Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas
8.       Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya
Fungsi Keluarga
Fungsi yang dijalankan keluarga adalah :
1.       Fungsi Pendidikandilihat dari bagaimana keluarga mendidik dan menyekolahkan anak untukmempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak.
2.       Fungsi Sosialisasi anak dilihat dari bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggotamasyarakat yang baik.
3.       Fungsi Perlindungan dilihat dari bagaimana keluarga melindungi anak sehingga anggota keluargamerasa terlindung dan merasa aman.
4.       Fungsi Perasaan dilihat dari bagaimana keluarga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anakdan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehinggasaling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
Arti Masyrakat
Manusia merupakan makhluk yang memiliki keinginan untuk menyatu dengan sesamanya serta alam lingkungan di sekitarnya. Dengan menggunakan pikiran, naluri, perasaan, keinginan dsb manusia memberi reaksi dan melakukan interaksi dengan lingkungannya. Pola interaksi sosial dihasilkan oleh hubungan yang berkesinambungan dalam suatu masyarakat. A. Arti Definisi / Pengertian Masyarakat Berikut di bawah ini adalah beberapa pengertian masyarakat dari beberapa ahli sosiologi dunia.
1. Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.
 2. Menurut Karl Marx masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
 3. Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.
4. Menurut Paul B. Horton & C. Hunt masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut. B. Faktor-Faktor / Unsur-Unsur Masyarakat Menurut Soerjono Soekanto alam masyarakat setidaknya memuat unsur sebagai berikut ini :
 1. Berangotakan minimal dua orang.
2. Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.
 3. Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling  berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.
 4. Menjadi sistem hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai anggota masyarakat. C. Ciri / Kriteria Masyarakat Yang Baik Menurut Marion Levy diperlukan empat kriteria yang harus dipenuhi agar sekumpolan manusia  bisa dikatakan / disebut sebagai masyarakat.
1. Ada sistem tindakan utama.
 2. Saling setia pada sistem tindakan utama.
3. Mampu bertahan lebih dari masa hidup seorang anggota.
 4. Sebagian atan seluruh anggota baru didapat dari kelahiran / reproduksi manusia

Pandangan saya urbanisasi di Indonesia adalah  Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya. Kecenderungan yang terjadi dalam perkembangan kota – kota di Negara – Negara dunia ketiga, termasuk Indonesia, adalah adanya pertumbuhan penduduk yang begitu pesat, yang seringkali tidak lagi dapat diantisipasi oleh daya dukung kota secara layak, terutama dalam hal penyediaan fasilitas – fasilitas kehidupan bagi warganya. Pesatnya pertumbuhan penduduk kota tersebut di samping terjadi karena pertumbuhan yang bersifat alami, terutama juga disebabkan oleh arus urbanisasi. Meningkatnya arus urbanisasi tersebut nampaknya seiring banyaknya pusat – pusat perekonomian yang dibangun di daerah perkotaan, terutama dalam bidang industrialisasi. Peningkatan pertumbuhan penduduk perkotaan akan menimbulkan berbagai permasalahan serta membawa konsekuensi dalam segala aspek kehidupan di perkotaan. Banyak kota besar yang dalam kenyataannya tidak mampu lagi menyediakan pelayanan sanitasi, kesehatan, perumahan, transportasi, dan lapangan kerja lebih dari yang minimal kepada sebagian penduduknya.
Contoh Urbanisasi yang berhasil adalah :
Menurut para ahli ekonomi, urbanisasi merupakan suatu syarat utama bagi perkembangan ekonomi. Hal ini biasanya karena yang melakukan migrasi adalah orang-orang muda yang mempunyai kemauan yang keras demi kemajuan hidupnya, pada akhirnya timbul suatu proses industrialisasi yang akan memberikan kesempatan kerja yang banyak bagi para pendatang baru. Urbanisasi seperti ini biasanya terjadi di negara-negara industrialis, misalnya diInggris. Dampaknya, tenaga kerja pada pabrik-pabrik di sana menjadi terpusat, sehingga Inggris menjadi negara yang maju. Hal yang menyebabkan urbanisasi di negra maju berhasil adalah konseo yang dimilikinya, yaitu industri merupakan titik tolak terjadinya urbanisasi, dengan penduduknya yang meningkat lebih lambat dibandingkan negara berkembang dan perumbuhan kota yang relatif imbang.
Contoh Urbanisasi yang gagal adalah :
Salah satu contoh urbanisasi yang gagal adalah urbanisasi di Indonesia (negara berkembang). Konsep urbanisasi di negara berkembang adalah urbanisasi sebagai titik tolak terjadinya industri dengan penduduk kota yang meningkat dengan cepat sehingga urbanisasi tidak terbagi rata. Urbanisasi dikatakan gagal karena pada hakekatnya urbanisasi bertujuan untuk menyerap pengetahuan dan kemajuan yang ada di kota dan ketika mereka kembali ke desanya, mereka bisa memajukan perekonomian desanya. Tetapi yang terjadi tidak seperti itu, mereka yang bisa dikatakan sukses di kota tidak berniat untuk kembali ke desa dan membangunnya, mereka malah menetap di kota.


Sumber


Sabtu, 11 Oktober 2014

Posted by TUGAS On 03.04 0 komentar

PERTUMBUHAN PENDUDUK DI DUNIA SAAT INI

PERTUMBUHAN PENDUDUK DI DUNIA SAAT INI





Penjelasannya sebagai berikut, di era Globalisasi seperti sekarang banyak sekali masalah – masalah yang muncul di berbagai bidang. Terlebih di negara – negara berkembang, banyak masalah yang mudah datang dan mudah pergi pula. Begitupun dengan negara kita sendiri Indonesia, msalah datang dari segala bidang yang tiada habisnya bertambah terus, baik dari bidang politik maupun sosial. Pada umumnya, masalah yang dialami negara berkembang seperti kita sekarang adalah masalah pertumbuhan penduduk yang berlebih. Pertumbuhan penduduk yang tidak terkedali yaitu angka kematian lebih sedikit dibanding angka kelahiran pertahunnya. Akibatnya akan mengganggu dan menimbulkan masalah di segala bidang.

Pengertian pertumbuhan penduduk menurut Thomas Robert Malthus, dia adalah orang yang mengemukakan pertama kali arti dari pertumbuhan penduduk yang hidup pada tahun 1776 – 1824. Beliau berdalil bahwa jumlah peduduk cendurung untuk meningkat secara Geometris (deret ukur), sedamgkan kebutuhan riil dapat meningkat secara Arismatik (derat hitung).

Adapun pengertian pertumbuhan penduduk secara umum adalah perubahan populasi sewaktu – waktu dan dapat dihitung sebagai perubahn jumlah individu dalam populasi menggunakan “per waktu unit” untuk pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu manusia yang menjadi sasaran, dan sering digunakan merujuk pada pertumbuhan penduduk di dunia saat ini. Dalam sebuah populasi meningkat, NNP hanya merujuk pada perubahan populasi pada periode waktu unit, sering diartikan sebagai presentase jumlah individu dalam populasi ketika dimulainya periode.

Mengapa pertumbuhan penduduk Di Asia berada pada tahap yang mengkhawatirkan ????


Penyebabnya adalah berdasarkan estimasi yang diterbitkan oleh Bro Sensus Amerika Serikat, penduduk dunia mencapai 6,5M jiwa pada tanggal 26 Februari 2006 pukul 07.16 WIB. Dari sekitar 6,5M penduduk dunia, 4,5M tinggal di Kawasan Asia. Tujuh dari sepuluh negara berpenduduk terbanyak di dunia berada di Asia (meski Rusia juga terletak Di Eropa). Sejalan dengan proyeksi populasi, angka ini terus bertambah dengan kecepatan yang belum ada dalam sejarah. Diperkirakan seperlima dari seluruh manusia yang pernah hidup pada enam ribu tahun terakhir, hidup pada saat ini.
Pada tanggal 19 Oktober 2012 pukul 03.06 WIB, jumlah penduk di dunia akan mencapai 7M jiwa. Badan Kependudukan PBB menetapakan tanggal 12 Oktober 2012 sebagai tanggal dimana penduduk di dunia mencapai 6M jiwa, sekitar 12 tahun setelah penduduk dunia mencapai 5M jiwa, dan itupun akan bertambah dari tahun ke tahun.
Berikut adalah peningkatan negara – negara di dunia berdasarkan jumlah penduduk dan Kawasan Asia Ada 6 Negara dari 10 Negara serta Indonesia Menempati urutan 4 (2005) :
  1. Republik Rakyat Tiongkok (1.306.313.812 jiwa)
  2. India (1.103.600.000 jiwa)
  3. Amerika Serikat (298.186.698 jiwa)
  4. Indonesia (241.973.879 jiwa)
  5. Brazil (186.112.794 jiwa)
  6. Pakistan (162.419.946 jiwa)
  7. Bangladesh (144.319.628 jiwa)
  8. Rusia (143.420309 jiwa)
  9. Nigeria (128.771.988 jiwa)
  10. jepang (127.417.244 jiwa)
Adapula penyebab pertumbuhan penduduk Di Asia berada pada tahap yang mengkhawatirkan, yaitu Negara di kawasan Asia mayoritasnya adalah negara berkembang, permasalahan utama yang dialami oleh negara-negara tersebut salah satunya adalah tingkat kelahiran yang setiap tahunnya meningkat dari tingkat kematian. Negara-negara di Asia termasuk kedalam negara terpadat di dunia, contohnya saja Cina dan Indonesia. Indonesia menempati urutan ke-4 dalam laju pertumbuhan penduduk. Ini adalah suatu kondisi yang cukup megkhawatirkan, dilihat dari aspek demogremografi dan ekologi, nilai pertumbuhan penduduk (NPP) adalah nilai kecil dimana jumlah individu dalam safis nya Pertumbuhan penduduk, kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia yang masih terbilang rendah, dan sempitnya kesempatan kerja merupakan akar permasalahan kemiskinan. Jadi aspek demografis mempunyai kaitan erat dengan masalah kemiskinan yang dihadapi di Indonesia pada saat ini. Daerah miskin sering ditinggalkan penduduknya untuk bermigrasi ke tempat lain dengan alasan mencari kerja. Tingkat kelahiran yang tinggi sudah tentu akan meningkatkan tingkat pertumbuhan penduduk.

Yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk serta di pandang dari sudut demografis, etnis, dll

1.      Kepercayaan dan agama
Faktor kepercayaan mempengaruhi orang dalam penerimaan KB. Karena, ada agama untuk kepercayaan tertentu yang tidak membolehkan penganutnya mengikuti KB. Dengan sedikitnya peserta KB berarti kelahiran lebih banyak dibanding bila peserta KB banyak. Dan misalnya, di dalam agama islam yang memperbolehkan seorang suami empunyai lebih dari satu istri, secara tidak langsung hal tersebut akan menambah laju pertumbuhan penduduk.

2.      Adat istiadat di Masyarakat
Kebiasaan dan cara pandang masyarakat mempengaruhi jumlah penduduk, Misalnya nilai anak, ada yang menginginkan anak sebanyak-banyaknya, ada yang menilai anak laki-laki lebih tinggi dibanding perempuan atau sebaliknya, sehingga mengejar untuk mendapatkan anak laki-laki atau sebaliknya.

3.      Tingkat Pendidikan
Semakin tinggi orang sekolah berarti terjadi penundaan pernikahan yang berarti pula penundaan kelahiran. Selain itu pendidikan mengakibatkan orang merencanakan jumlah anak secara rasional.

4.      Kondisi Perekonomian
Penduduk yang perekonomiannya baik tidak memikirkan perencaan jumlah anak karena merasa mampu mencukupi kebutuhannya. Jika suatu Negara berlaku seperti itu maka penduduknya menjadi banyak.

5.      Demografis
Secara umum ada tiga faktor utama demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk, di antaranya sebagai berikut:
1.      Kelahiran (Fertilitas)
Kelahiran adalah istilah dalam demografi yang mengindikasikan jumlah anak yang dilahirkan hidup, atau dalam pengertian lain fasilitas adalah hasil produksi yang nyata dari fekunditas seorang wanita. Berikun ini penjelasan mengenai pengukuran fertilitas:
a.      Pengukuran fasilitas tahunan adalah pengukuran kelahiran bayi pada tahun tertentu dihubungkan dengan jumlah penduduk pada tahun tersebut. Adapun ukuran-ukuran fertilitas tahunan adalah:
-          Tingkat fertilitas kasar (crude birth rate) adalah banyaknya kelahiran hidup pada satu tahun tertentu tiap 1000 penduduk.
-        Tingkat fertilitas umum (general fertility rate) adalah jumlah kelahiran hidup per-1000 wanita usia reproduksi (usia 14-49 atau 14-44 tahun) pada tahun tertentu.
-     Tingkat fertilitas menurut umur (age specific fertility rate) adalah perhitungan tingkat fertilitas perempuan pada tiap kelompok umur dan tahun tertentu.
-     Tingkat ferlititas menurut ukuran urutan penduduk (birth order specific fertility rates) adalah perhitungan fertilitas menurut urutan kelahiran bayi oleh wanita pada umur dan tahun tertentu.

b.      Pengukuran fertilitas komulatif adalah pengukuran jumlah rata-rata anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan hingga mengakhiri batas usia suburnya. Adapun ukurannya adalah:
-      Tingkat fertilitas total adalah jumlah kelahiran hidup laki-laki dan perempuan jumlah tiap 1000 penduduk yang hidup hingga akhir masa reproduksinya dengan catatan tidak ada seorang perempuan yang meninggal sebelum mengakhiri masa reproduksinya dan tingkat fertilitas menurut umur tidak berubah pada priode waktu tertentu.
-          Gross reproduction rates adalah jumlah kelahiran bayi perempuan oleh 1000 perempuan sepanjang masa reproduksinya dengan catatan tidak ada seorang perempuan yang meninggal sebelum mengakhiri masa produksinya.
2.      Kematian (mortalitas)
Kematian adalah ukuran jumlah kematian umumnya karena akibat yang spesifik pada suatu populasi. Mortalitas khusus mengekspresikan pada jumlah satuan kematian per- 1000 individu per-tahun, hingga rata-rata mortalitas sebesar 9,5 berarti pada populasi 100.000 terdapat 950 kematian per-tahun.
3.      Perpindahan (migrasi)
Migrasi adalah peristiwa berpindahnya suatu organisme dari suatu tempat ke tempat lainnya. Dalam banyak kasus organisme bermigrasi untuk mencari sumber cadangan makanan yang baru untuk menghindari kelangkaan yang mungkin terjadi karena datangnya musim dingin atau kerana over populasi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya fertalitas penduduk:

1.      Faktor demografi, antara lain adalah:
a.       Struktur umur
b.      Struktur perkawinan
c.       Umur kawin pertama
d.      Paritas
e.      Disrupsi perkawinan
f.       Proporsi yang kawin

2.      Faktor non demografi, antara lain adalah:
a.       Keadaan ekonomi penduduk
b.      Perbaikan status perempuan
c.       Tingkat pendidikan
d.      Urbanisasi dan industrialisasi.



DAFTAR PUSTAKA


Nimda (2012). Penjelasan Pertumbuhan Penduduk di Dunia. From http://capil.muaraenimkab.go.id/teori-teori-kependudukan/, 11 Oktober 2014

Fawaid, Fikri Iqbal (2013). Penjelasan Pertumbuhan Penduduk di Dunia. From http://iqbalfawaidfikri.blogspot.com/2013/04/pertumbuhan-penduduk-dan-masalahnya.html, 11 Oktober 2014

Pastin, Rizky (2014). Penjelasan Pertumbuhan Penduduk di Dunia. From http://rizkypastin23.blogspot.com/2014/10/pendeskripsian-penjelasan.html, 11 Oktober 2014

Wikipedia (2014). Penjelasan Pertumbuhan Penduduk di Dunia. From http://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_penduduk, 11 Oktober 2014

Pambudi, Firman (2013). Penyebab Pertumbuhan Penduduk Di Kawasan Asian Berada Pada Tahap Mengkhawatirkan. From http://firmanpambudi1996.blogspot.com/2014/10/pertumbuhan-penduduk.html, 11 Oktober 2014

Nasution, Latipah Annum (2011). Pertumbuhan Penduduk Di Kawasan Asian Berada Pada Tahap Mengkhawatirkan. From http://ohtugas.blogspot.com/2011/11/faktor-faktor-demografi-yang.html?m=1, 11 Oktober 2014


Pastin, Rizky (2014). Penyebab Pertumbuhan Penduduk Di Kawasan Asian Berada Pada Tahap Mengkhawatirkan. From http://rizkypastin23.blogspot.com/2014/10/pendeskripsian-penjelasan.html, 11 Oktober 2014

Senin, 29 September 2014

Posted by TUGAS On 22.32 0 komentar

PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR SERTA PERBEDAAN DAN PERSAMAA DENGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR
            Banyak sekali pengertian ilmu sosial dasar tapi yang mencakup keseluruhan adalah pengertian ilmu sosial dasar sebagai berikut. Adalah pengetahuan yang memperdalam tentang masalah sosial yang di wujudkan oleh masayarakat Indonesia yang menggunakan pengertian fakta, konsep, dan teori yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu – ilmu sosial seperti sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antroologi, dan psikologi sosial. Adapun pengertian ilmu sosial dasar menurut para ahli sebagai berikut :
LENA DOMINELLI
Ilmu Sosial Dasar adalah bagian yang tidak utuh dari sebuah hubungan manusia sehingga butuh pemakluman atas hal – hal yang bersifat rapuh di dalamnya.
PAUL ERNEST
Ilmu Sosial Dasar adalah lebih dari sekedar jumlah manusia secara individu karena mereka terlibat dalam kegiatan bersama.
LEWIS
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dicapai, dihasilkan, dan ditetapkan dalam interaksi sehari – hari dalam masyarakat dengan pemerintah atau sebaliknya.
KEITH JACOBS
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dibangun dan terjadi di dalam komunitas.
RUTH AYLETT
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dipahami namun tetap inheler

PERBEDAAAN dan PERSAMAAN ANTARA ILMU SOSIAL DASAR dengan ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
            Dalam pengertian perbedaan Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu Pengetahuan Sosial adalah Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang memperdalam tentang masalah sosial yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia yang menggunakan pengertian fakta, konsep, dan teori yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu – ilmu sosial seperti sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikologi sosial. Sedangkan pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial adalah ilmu yang mempelajari hubungan sosial dalam bermasyarakat yang mengajarkan kita dalam berinteraksi atau berkomunikasi yang baik dengan masyarakat yang ada di sekitar kita. Misalnya menghormati orang yang lebih tua dari kta, berbicara yang baik dan berbahasa yang baik pula , serta bersikap sopan santun.
            Adapun persamaan antara keduanya adalah :
  1. Sama – sama berguna sebagai bahan studi untuk kepentingan program pendidikan atau pengajaran.
  2. Sama – sama bukan dislipin ilmu yang berdiri sendiri.
  3. Sama – sama mempunyai materi ilmu yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.
            Adapun perbedaan antara keduanya adalah : 
  1. Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan dari Sekolah Dasar sampai Sekolah Lanjutan.
  2. Ilmu Sosial Dasar merupakan satu mata kuliah tunggal sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran ( untuk Sekolah Lanjutan ).
  3. Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukkan sikap dan kepribadian sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.

DAFTAR PUSTAKA
Pinta (2012). Pengertian Ilmu Sosial Dasar. From http://blog-pinta.blogspot.com/2012/11/tugas-1pengertian-ilmu-sosial-dasar.html, 30 September 2014
     

Mulia Arsana, I Nyoman Intan (2013). Perbedaan dan Persamaan Antara Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu Pengetahuan Sosial. From http://inyomanintanmuliaarsana.blogspot.com/2013/04/perbedaan-dan-persamaan-ilmu-sosial.html, 30 September 2014